Menyikapi hidup


Gagal itu wajar.Sukses juga wajar.

Tak perlu disikapi berlebihan.

Lalu, ada yang bertanya, “Sudah antusias, sudah optimis, kok masih gagal?” Yah, apalagi kalau tidak antusias dan tidak optimis! Pasti lebih gagal!

Anda tahu Jack Ma? Di sekolah dasar, ia ditolak. Di sekolah menengah, ia ditolak. Di universitas, ia ditolak. Di kepolisian, ia ditolak. Menurutnya, kita harus terbiasa dengan #penolakan. Sekarang ia 5 terkaya di Tiongkok. 

Begitulah, penolakan dan kegagalan itu biasa. Malah ada baiknya juga. Menurut Sharon Kim, seorang peneliti dari Sekolah Bisnis John Hopkins Carey, Amerika, mereka yang mendapat penolakan sosial umumnya justru memperoleh keuntungan tersendiri.

Apa untungnya? Yah, berupa pikiran yang lebih independen dan lebih intuitif. “Tampaknya, penolakan mendorong mereka untuk berpikir lebih kreatif,” ujar Sharon Kim seperti yang dimuat di Journal of Experimental Psychology.

Dengan kata lain, penolakan dan kegagalan itu membuat kita lebih tangguh juga lebih kreatif.

Sekali lagi. Gagal itu wajar. Sukses juga wajar.

Tak perlu disikapi berlebihan. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Selamat menjalankan 10hari terakhir Ramadhan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *